Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karangasem melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kampung Pancasila yang digelar pada Rabu (10/12/2025) bertempat di Desa Pesaban Kecamatan Rendang, Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kesbangpol dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Sosialisasi ini bertujuan memperkuat kesadaran berbangsa dan bernegara yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika, khususnya di tingkat desa sebagai ujung tombak pembinaan ideologi.
Kegiatan diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta generasi muda. Perbekel Desa Adat Pesaban, I Gede Widiasa dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada Kesbangpol Karangasem karena telah memilih desanya sebagai lokasi sosialisasi.
“Kami berharap masyarakat Pesaban memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat keamanan dan kerukunan umat beragama,” ujar Widiasa.
Kepala Badan Kesbangpol Karangasem, I Ketut Indra Sutawan, SH., MAP, yang bertindak sebagai moderator, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya masif menanamkan kembali ideologi Pancasila. “Kami berharap peserta dapat mengetok-tularkan pemahaman ini kepada masyarakat luas, guna membentuk keluarga berkarakter Pancasila dan memperkuat gotong royong. ” ujar Indra Sutawan
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari berbagai elemen strategis. Dari sisi pertahanan, Kapten INF Jaya Antara yang mewakili Kodim 1623/Karangasem memaparkan materi tentang pembentukan Kampung Pancasila.
Menurut Kapten Jaya, Kampung Pancasila adalah benteng ideologi yang berdampak pada kesejahteraan. “Kampung Pancasila bertujuan mewujudkan masyarakat tangguh. Indikatornya mencakup ketahanan pangan desa, penurunan angka stunting, hingga pembinaan UMKM untuk kemandirian ekonomi,” paparnya.
Sementara itu, perwakilan Camat Rendang melalui Kasi Trantib, menekankan pada pembangunan harmoni sosial. Ia mengingatkan pentingnya implementasi toleransi beragama dan keadilan sosial tanpa diskriminasi dalam pelayanan publik untuk meminimalisir konflik.
Dari perspektif kerukunan, Ketua FKUB Karangasem, Dr. Ni Nengah Rustini, M.Ag, menyoroti implementasi “Tri Kerukunan Umat Beragama” dan peran Forum Pemuda Lintas Agama (Forpela) dalam pencegahan narkoba serta aksi sosial.
Melengkapi materi pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, perwakilan Danramil Rendang, Serma I Ketut Adi Saputra, mengajak masyarakat terus mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara, termasuk mengutamakan musyawarah mufakat.
Dengan berakhirnya kegiatan di Desa Pesaban, Kecamatan.Rendang rangkaian sosialisasi Kampung Pancasila tahun 2025 resmi ditutup. Program ini diharapkan memperkuat toleransi, persatuan, dan ketahanan sosial masyarakat Karangasem.
Leave A Comment