Pemerintah Kabupaten Karangasem terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan wilayah yang Bersih Narkoba (Bersinar). Melalui Tim Terpadu Percepatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), serangkaian kegiatan deteksi dini telah dilaksanakan selama delapan hari, terhitung sejak tanggal 11 hingga 19 Desember 2025.
Langkah Konkret dan Dasar Hukum
Kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menindaklanjuti amanat Peraturan Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 3 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Fokus utama dari rangkaian kegiatan ini adalah melakukan uji petik tes urine di berbagai titik strategis yang tersebar di delapan kecamatan di seluruh Kabupaten Karangasem.
Sinergi Lintas Sektoral
Keberhasilan operasi deteksi dini ini tidak lepas dari kolaborasi kuat antar-instansi yang tergabung dalam Tim Terpadu P4GN, yang meliputi:
* BNNK Karangasem dan Sat Resnarkoba Polres Karangasem.
* Kodim 1623 Karangasem (Pasi Intel) dan Kejaksaan Negeri Karangasem.
* Kementerian Agama Kabupaten Karangasem.
* Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Satpol PP, serta Bagian Hukum & Badan Kesbangpol Setda Kabupaten Karangasem.
Kegiatan P4GN ini dipimpin langsung oleh kepala badan kesatuan bangsa dan politik Kabupaten Karangasem, Bapak I Ketut Indra Sutawan, dan menyampaikan teknis pelaksanaan sampel test urine dan diharapkan seluruh staf dikecamatan bisa mengikuti deteksi dini melalui tes urine
Dalam pelaksanaannya, tim berhasil melakukan tes urine terhadap total 275 orang yang menyasar aparatur sipil dan petugas pelayanan publik di tingkat kecamatan. Berdasarkan hasil pengujian Tes Urine di lapangan, seluruh peserta (100%) dinyatakan Negatif dari penyalahgunaan narkotika.
“Hasil ini menunjukkan komitmen kuat para aparatur di tingkat kecamatan dalam mendukung program Karangasem Bersih Narkoba. Kami berharap hasil positif ini dapat menjadi teladan bagi lapisan masyarakat lainnya,” ujar perwakilan tim terpadu di sela-sela penutupan kegiatan (19/12).

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan transparan. Melalui deteksi dini ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap dapat terus memetakan serta meminimalisir potensi peredaran gelap narkotika sejak level birokrasi paling bawah. Pemerintah juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bersinergi memerangi narkoba demi masa depan generasi Karangasem yang lebih baik.