Pemerintah Kabupaten Karangasem memperingati Perang Besar Tanah Aron di Tugu Monumen Perjuangan Tanah Aron, yang dilaksanakan pada Minggu, 7 Juli 2024, Upacara dipimpin oleh Bupati Karangasem sebagai Inspektur Upacara dan Lettu INF. I Ketut Gedur dari Kodim 1623/Karangasem sebagai Perwira Upacara, dengan peserta mencapai ±500 orang.

Upacara tersebut diikuti oleh Kapolres Karangasem AKBP I Nengah Sadiarta, S.I.K., S.H., M.K.P, Perwakilan Forkopimda, Wakil DPRD Kabupaten Karangasem I Wayan Parka, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta, Para Kepala OPD, Para Veteran, unsur TNI, dan para pelajar. Suasana upacara berlangsung dengan sangat khidmat, mengingat kembali sejarah heroik perjuangan para pahlawan.

Dalam amanatnya, Bupati Karangasem, I Gede Dana, menekankan pentingnya mengenang jasa para pahlawan yang berjuang dalam Perang Besar Tanah Aron pada 7 Juli 1946. Ia menyampaikan permohonan maaf karena peringatan ini baru bisa dilaksanakan kembali setelah lima tahun terhenti akibat erupsi Gunung Agung dan pandemi Covid-19.

Bupati I Gede Dana juga mengajak masyarakat untuk meneladani semangat juang, keberanian, dan kesetiakawanan para pahlawan dalam menghadapi tantangan masa kini. Peringatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan gotong royong demi masa depan Karangasem yang lebih cerah.

Upacara diakhiri dengan pembacaan pantun oleh Bupati yang mengapresiasi jasa para pahlawan.
“Jalan Jalan Melihat Beruang,
Beruang Madu Lucu Tingkahnya.
Sungguh Besar Jasa para Pejuang,
Rela Mati Demi Bangsanya.
Burung Kenari Terbang Tinggi,
Hinggap di Dahan yang Berduri.
Semangat Juangmu Pahlawanku Tak Tertandingi”.Tutup Bupati Karangasem.