Sebagai bentuk apresiasi dan pembekalan karakter, Pemerintah Kabupaten Karangasem memberikan pengalaman istimewa kepada 50 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Karangasem tahun 2025. Apresiasi ini dikemas dalam program Study Tour dan Pembekalan Wawasan Kebangsaan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 September 2025, dengan fokus utama kunjungan ke Museum Munumen Yogya Kembali di Yogyakarta dan Akademi Militer (Akmil) di Magelang.

Meneladani Semangat Juang di Monjali
Sebelum menuju Akmil, kunjungan Paskibraka Karangasem diawali ke Museum Monumen Yogya Kembali (Monjali) di Yogyakarta. Di tempat bersejarah ini, para Paskibraka mendapatkan pembekalan mendalam tentang nilai-nilai patriotisme dan semangat perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kunjungan ke Monjali menjadi pengingat penting bagi para generasi muda akan sejarah heroik bangsa. Mereka berkesempatan melihat diorama-diorama yang menggambarkan perjuangan kemerdekaan, khususnya peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949. Melalui kunjungan ini, para Paskibraka diharapkan dapat meneladani keberanian, kegigihan, dan semangat pantang menyerah para pejuang sebagai landasan kuat untuk membangun masa depan bangsa.

Setelah mendapatkan bekal sejarah perjuangan, rombongan Paskibraka melanjutkan perjalanan ke Akademi Militer (Akmil) Magelang. Rombongan yang terdiri dari 25 putra dan 25 putri Paskibraka ini didampingi langsung oleh Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Pandu Lagosa Prapanca, SH., MH, serta perwakilan dari Kesbangpol, TNI Kodim 1623 Karangasem, Polres Karangasem, Dinas Kesehatan, Bagian Umum, dan Pokopim Setda Kabupaten Karangasem. Akademi Militer (Akmil) Magelang, yang dipilih untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan mental baja.

Mengenakan seragam serba putih dan peci hitam, para Paskibraka tiba di Akmil dan disambut hangat di Gedung Abdul Djalil oleh Kasi Binter Mayor Inf. Hatmoko beserta staf. Dalam sambutannya, Wakil Bupati I Wayan Pandu Lagosa Prapanca menyampaikan kekagumannya terhadap Akmil sebagai kawah candradimuka pencetak pemimpin bangsa. “Suatu Akademi Militer yang sangat luar biasa mencetak para pemimpin bangsa dan mengajak generasi emas kami untuk mendapatkan suatu pengalaman yang luar biasa,” ujarnya.

Wakil Bupati menambahkan, Akmil dipilih sebagai destinasi untuk memberikan pengalaman berharga dan motivasi bagi generasi muda. Kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan tentang karakter, mental, dan informasi komprehensif mengenai pendidikan di sana. Hal ini diharapkan menjadi bekal bagi para anggota Paskibraka yang berminat melanjutkan pendidikan di Akmil setelah lulus SMA. Setelah sesi pembekalan, rombongan berkesempatan mengelilingi Museum Taruna Abdul Djalil. Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang melihat artefak sejarah, tetapi juga menjadi momen inspiratif yang menumbuhkan semangat kepahlawanan dan cinta tanah air.

Kegiatan Study Tour dan Pembekalan Wawasan Kebangsaan ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi para anggota Paskibraka. Sinergi antara Pemkab Karangasem, Akmil, dan Monjali diharapkan mampu mengembangkan potensi generasi muda, mendorong mereka untuk berani mengambil peran dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem tidak hanya memberikan penghargaan atas dedikasi para Paskibraka, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan nasionalisme. Hal ini sejalan dengan visi untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki mental baja dan semangat juang tinggi.